BANDUNG, Selasa (2/6/2026) — Klub raksasa Liga 1, PERSIB Bandung, berpotensi mendapatkan dana segar hingga miliaran rupiah dari FIFA. Keuntungan finansial ini diperoleh setelah bek Maung Bandung, Frans Putros, resmi dipanggil masuk ke dalam skuad final Timnas Irak untuk berlaga di ajang Piala Dunia 2026.

Dana tersebut bersumber dari kebijakan resmi FIFA melalui FIFA Club Benefits Programme (Program Manfaat Klub FIFA). Program ini memberikan kompensasi finansial kepada klub-klub di seluruh dunia yang bersedia melepas pemainnya demi membela tim nasional di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Pelatih Timnas Irak telah resmi merilis daftar 26 pemain yang dibawa ke putaran final Piala Dunia 2026, dan nama Frans Putros masuk di dalamnya. Kehadiran pemain berdarah Denmark-Irak ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola tanah air, di mana ada pemain dari klub Liga Indonesia yang tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Skema Perhitungan Dana Kompensasi FIFA

Sistem pembagian dana kompensasi dari FIFA ini menggunakan metode transparan berupa hitungan “per pemain per hari”. Artinya, jumlah uang yang akan diterima PERSIB Bandung bergantung pada seberapa lama Frans Putros terlibat aktif dalam rangkaian turnamen Piala Dunia 2026 bersama Timnas Irak.

Sebagai acuan pada edisi Piala Dunia 2022 lalu, FIFA memberikan dana kompensasi sebesar US$10.950 atau sekitar Rp195 juta per hari untuk satu pemain. Dengan jumlah peserta Piala Dunia 2026 yang kini lebih banyak, nominal pembagian per hari diproyeksikan dapat mengalami peningkatan. Jika ditotal selama fase grup hingga turnamen selesai, nilai yang bisa dikantongi PERSIB berpotensi mencapai angka Rp4 miliar.

Syarat dan Riwayat Kontrak Pemain

Meskipun berdasarkan data Transfermarkt kontrak kerja Frans Putros bersama PERSIB Bandung tercatat berakhir pada 31 Mei 2026, peluang manajemen Maung Bandung untuk mengklaim dana ini tetap terbuka sangat lebar.

Hal ini dikarenakan regulasi FIFA juga memperhitungkan aspek historis, di mana kompensasi tetap didistribusikan kepada klub-klub yang dibela si pemain selama periode kualifikasi Piala Dunia berlangsung.

Namun, agar dana kompensasi tersebut dapat dicairkan secara resmi, pihak manajemen PERSIB Bandung wajib memenuhi aspek administrasi utama, yaitu mendaftarkan klub melalui platform digital resmi yang telah disediakan oleh FIFA.***